Friday, June 12, 2009

Kecoa

Iiiiiiihhhhh aku benci benci benci banget banget banget banget sama binatang yang satu ini. Biggest enemy, bahkan lebih nyeremin dari nila E di KHS (naudzubillah, jangan sampai deh dapet nilai E)
Kecoa menurutku adalah binatang paling ga berguna di seluruh dunia. Kerjaannya di tempat kotor-kotor, nyebarin penyakit, bentuknya sama sekali ga keren, baunya ga enak, dan jalannya itu bikin merinding.... Untung aja ga gigit, kalo gigit makin lengkaplah ga gunanya.
Kecoa kan ada 2 macem ya, ada yang bisa terbang dan ga bisa terbang. Nah, aku benci dua-duanya. Yang bisa terbang, yang cuma ngesot di lantai aja iiiiiiiiiihhhhhhhhh!!!!!!
Kenapa benci? ngga tau ya. Aku juga heran. Rasanya jijik aja gitu kl ngeliat kecoa. Warnanya item, jalannnya ngesot, trus suka merayap-rayap di dinding. hiiii.. belom lagi kalau ada orang dateng, dia suka deket-deket trus kadang merambat naik ke kaki. hiiiii bayangin aja merinding!
Dulu, waktu masih tidur di bawah karena saluran kamar mandi deket sm saluran pembuangan limbah jadi kamar mandi itu sering bgt disinggahin kecoa. Uda dikasih kamper tetep aja kecoanya suka masuk-masuk ke dalem kamar mandi. Trus kalau udah di kamar mandi suka bgt bertengger di atas pintu, jadi kalau ada orang masuk suka jatoh di kaki. iiiiiiihhhhhhhhh
Dan lebih serem lagi kalau kecoanya bisa terbang, suka nempel di rambut. Kalau udah gitu pasti aku langsung keramas, walaupun dia nempel-nya malem jam 12 malem itu juga aku pasti langsung keramas.
Untungnya kamar mandiku yang diatas sekarang bebas kecoa. Jadi agak lumayan lega.
Walaupun Allah SWT menciptakan makhluk hidup pasti disertai alasan, tapi sampai sekarang aku gak ngerti apa gunanya kecoa itu!
No Offense, I hate Roaches


PS; saya rasa udah pada tau kan kecoa. jadi ga perlu aplod gambar. mrinding saya liat gambarnya hiiii

Thursday, June 11, 2009

Merchandise

Just got those

From sbypresidenku.com
I really love the Tumbler, bagus..... Rubberband-nya juga aku pakai kemana-mana
Yang jelas, bukan karena dikasih Souvenir ini saya cinta Pak SBY, justru karena cinta makanya saya mati-matian pengen dapet ini.
Abis ini mau tuker poin buat Mug sama Payung-nya, semoga ga keabisan

Indonesia-Malaysia, kapan sih damainya??

Beberapa hari ini heboh ya di TV masalah ambalat ini. Bahkan kemaren ada salah satu stasiun tv lokal yang jelas-jelas mengupas "kesalahan" dan "kejahatan" malaysia. Dan stasiun tv itu jelas-jelas menuntut pemerintah mengambil tindakan tegas dan mendesak perang dengan Malaysia.
Nah, pertama perlu kita ketahui dahulu apa sih yang menyebabkan masalah Ambalat ini?
Menurut Wikipedia Ambalatadalah blok laut luas 15.235 kilometer persegi yang terletak di laut Sulawesi atau Selat Makassar milik negara Indonesia sebagai negara kepulauan.
Sebetulnya masalah ini sudah ada sejak 5 tahun lalu. Masalah ini menjadi panas lagi setelah beroperasinya kapal perang Diraja Malaysia. Indonesia dan Malaysia saling klaim terhadap wilayah lautnya di Ambalat. Walaupun menurut hukum Internasional Ambalat adalah wilayah sengketa bukan berarti Patroli Kapal Malaysia dibenarkan masuk ke wilayah Indonesia. dan hanya Tuhan yang tau apakah itu Provokasi malaysia atau navigasi kapal itu meleset.
Bukan berarti aparat yang bertugas di Perairan Ambalat diam saja. Kapal perang Indonesia yang beroperasi di perairan Ambalat selama ini selalu mencoba mengusir kapal perang Malaysia yang melakukan pelanggaran tersebut. Namun, tidak ada tindakan yang lebih keras dari itu. Akibatnya, pelanggaran terhadap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia oleh Malaysia terus terjadi.
Itu terjadi, karena dalam menghadapi pelanggaran wilayah di perairan Ambalat, Kalimantan Timur, pasukan TNI di lapangan berada dalam dilema. Mereka tidak ingin pasukan lain melanggar wilayah Indonesia, tetapi peraturan melarang mereka untuk mengambil sikap permusuhan.Berdasarkan rule of engagement atau aturan pelibatan yang berlaku saat ini, yakni surat Keputusan Panglima TNI Nomor Skep/158/IV/2005 tanggal 21 April 2005 tentang Aturan Pelibatan Unsur TNI AL di wilayah perairan Kalimantan Timur Perbatasan RI-Malaysia di Masa Damai mengharuskan TNI AL pada sikap banyak mengalah. Baik dalam menghadapi niat permusuhan maupun menghadapi tindakan permusuhan.
Dalam aturan itu, pihak TNI AL hanya boleh melepaskan tembakan setelah diawali keluarnya tembakan dari Malaysia terlebih dahulu. Dengan peraturan tersebut, kapal perang Indonesia bahkan tidak bisa mengeluarkan tembakan peringatan atas kapal Malaysia yang melanggar. Tidak adanya tindakan tegas dari pihak Indonesia ini membuat pelanggaran terhadap wilayah Indonesia di Ambalat terus terulang.
Demi mendengar ada kapal malaysia yang masuk ke wilayah Indonesia, banyak Rakyat yang bersuara lantang. PERANG!, Ganyang Malingsia!,Bila kata-kata tidak didengar, maka bertindaklah. Jika Harga diri sudah dihina jangan takut untuk membela. Dan masih banyak kata-kat lainnya yang berorientasi Say Yes for War!
Saya, sebagai mahasiswa yang notabene belajar Ilmu Administrasi negara (yang substansinya berkaitan dengan ilmu politik) tentu saja sering bersinggungan dengan ceramah sengketa Ambalat ini di kelas. Dosen-dosen saya pendapatnya lain-lain, ada yang berpendapat Diplomasi harus terus berjalan, ada yang berpendapat Perang saja, Ada juga yang berfikir lebih baik dibawa ke Mahkamah Internasional.
Saya Pribadi, saya suka opsi damai. Diplomasi jalan terus, asal maksimal dan harus ditaati oleh kedua belah Pihak.
Presiden SBY, di acara Ring Politik ANTV hari minggu yang lalu menyatakan bahwa NKRI adalah harga mati, jika memang Diplomasi tidak bisa mengakhiri sengketa tentu saja harus ditempuh jalan perang.
Perkataan Presiden itu bukan berarti menyatakan harus perang. Ditempuh dahulu jalan Diplomasi, jika memang sudah benar-benar tidak bisa dihindari maka barulah dilakukan Perang.
tapi saya, sebagai warga Indonesia seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, lebih suka jalan damai saja. Perang, apapun alasannya pasti mengakibatkan penderitaan untuk kedua pihak. Bukan hanya yang kalah atau menang, Presiden atau TNI, masalah di wilayah konflik atau tidak, pasti merasakan akibat buruk dari perang tersebut. Situasi ekonomi dalam negeri pasti terkena dampak. Apa kabar rakyat yang ada di Pedalaman sana jika terjadi perang. tanpa perang saja mereka susah. Bukan memikirkan besok mau makan apa, hari ini makan saja belum tentu.
Seperti saya ceritakan sebelumnya, saya mempunyai Organizer yang isinya macam-macam. termasuk draft tulisan ini juga saya tulis disana. Ketika Draft itu dibaca teman saya yang kebetulan seorang aktivis, dia langsung mengajak saya berdebat masalah opini saya ini.
Dia bilang saya WNI yang tidak Nasionalis, Neolib, lebih suka membela Negara lain yang bukan negara saya. Saya hanya tersenyum-senyum mendengar tuduhannya yang sebenarnya sangat menyakitkan hati itu.
Saya menunjukkan nasionalisme saya dengan cara sendiri. Saya menunjukkan saya cinta Indonesia dengan cara mendukung Diplomasi. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, perang itu membawa dampak yang tidak baik untuk Negara. Justru karena saya yakin Nasionalisme saya tidak kalah dengan Pak Presiden saya tidak suka perang. Saya tidak suka melihat Saudara-saudara saya sesama bangsa Indonesia menderita. Saya tidak suka melihat hidup mereka semakin susah, semakin terjepit diantara masalah negara yang ruwet ini.
Justru karena Nasionalisme saya tidak kalah dengan Pak Presiden saya tidak mau anggaran negara digunakan untuk membeli senjata, untuk menambah amunisi perang. Saya lebih suka melihat uang untuk alusista itu digunakan untuk tambahan subsidi pendidikan, kesehatan, atau untuk pembangunan Infrastruktur yang jauh lebih berguna untuk rakyat kecil.
Dan lagi, dari segi persenjataan dan tekhnologi kita kalah dari Malaysia. Mereka memang negara kecil, tapi tekhnologi mereka harus diakui lebih maju dari kita. Dan lagi, kita perang menggunakan senjata, bukan nasionalisme. tidak cukup dengan keyakinan saja kita bisa mengalahkan mereka. Kita juga harus punya peralatan super canggih, nah itu yang belum bisa kita punya.
Ada juga teman saya mengatakan Perang terhadap Malaysia bisa menjadi pembuktian untuk TNI, agar mereka tidak makan gaji buta padahal tidak melakukan apa-apa.
Saya yakin, TNI adalah ujung tombak pertahanan Indonesia. Tanpa TNI negara kita pasti akan mudah ditembus pertahanannya. Jadi teman-teman, marilah kita melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda, janganlah kita mengingat keburukannya, Ingatlah jasa-jasa apa yang sudah dilakukan Prajurit-prajurit TNi demi mempertahankan bangsa kita. Jadi janganlah mengkaitkan masalah Ambalat ini dengan Loyalitas TNI. Karena saya yakin, loyalitas mereka juga tidak kalah dengan Pahlawan yang gugur ketika mempertahankan kemerdekaan.
Jadi, selama Diplomasi Indonesia-Malaysia masih berjalan, kita sebagai Warga negara harus tetap Dingin. Karena yakinlah, jalan terbaik tetap dengan diplomasi dan perdamaian. Karena perang, apapun alasannya hanya membawa kesengsaraan.
NKRI memang harga mati. Tapi, Perang juga bukan Harga Mati jika masih bisa diselesaikan dengan Diplomasi.

Sunday, June 7, 2009

Target

Saya ini kan punya semacam Organizer, isinya macem-macem, jadwal kuliah, catetan tugas, catetan deadline, nomer hape dosen-dosen, bahkan catetan kuliah yang masih versi corat-coret. Nah di Organizer itu juga ada catetan Target hidup saya, targrt tahun 2000 sekian sampai 2000 sekian, target lulus kuliah, target waktu ngerjain tugas, bahkan target waktu nyelesaiin deadline dan skripsi dan sks lulus.
Talking about that orgy, my friends always says that i'm too ambitious with my life. Aku selalu sudah punya ancang-ancang mata kuliah apa yang bakalan aku ambil di semester depan sebelum UAS selesai, atau bahkan sebelum UTS. Jadi ketika temen-temenku masih garuk-garuk kepala pas isi KRS aku udah santai, tinggal klik klik aja.
Dan Percaya ga sih, dengan aku punya target gitu banyak assignment-ku sudah selesai jauh-jauh hari sebelum deadline, dan malam hari sebelum deadline ketika temen-temenku pada sms "gosh, i'm sick with this ASS-ignment, jeng" or "S**T this Sucking Lecture, this assignment is killing me" "or, Jan**K, mari opo ora ki tugasku sesuk jeng... baru dapet 2 halaman" aku santai-santai nntn TV, pergi karaokean, baca novel, atau nonton dvd sambil ngemil.
Target, menurutku adalah suatu hal yang bisa kita jadikan landasan dalam mencapai tujuan hidup. Kan kita ga mungkin hidup di titik yang sama terus, harus ada kemajuan dan peningkatan. Misalnya, kita ada target selesai nulis skripsi dalam bab 1,2,3 dalam 3 bulan hal itu lebih baik daripada tidak punya target sama sekali.
Karena dengan adanya target itu kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan hal itu sesuai target. Ketika sudah 1 bulang berlalu dan kita masih males ngerjain bab 1 target itu akan menjadi semangat kita karena kita seperti punya garis batas yang semakin dekat mengejar kita. Sedangkan kalau kita ga punya target? ketika satu bulan kita masih malas ngerjain bab 1, kita akan semakin menunda dan menunda mengerjakan skripsi itu karena kita merasa mempunyai aktu yang tidak terbatas. Baru terasa menyesal ketika melihat teme-temen sidang proposal dan bab 1 kita bahkan belum selesai.
Target, bukanlah suatu hal yang harus ditakuti. Kalau ngga tercapai memang sedih sih. tapi anggap aja itu excuse, asal jangan berkali-kali. Kalau aku, sekali targetku ga tercapai aku bakalan berusaha lebih keras gimana caranya biar lain kali ga terulang. Jadi ya, semacam life lesson gitu deh.
Aku pernah beberapa kali ga bisa mencapai apa yang aku tulis, misalnya masalah Magang, ya oke itu bukan salahku pribadi, melainkan kesalahan teknis. Masalah target tugas juga gitu, ada beberapa yang lewat dan harus dikerjain last minutes, tapi aku ga kapok nulis dan memperbaiki targetku yang lama.
Tapi tentu aja kita harus bisa bedain ya, nulis target yang realistis sama yang nggak realistis. Kita harus bisa mengukur diri, kira-kira dengan waktu segitu kita bisa ga nyelesaiin, bisa atau ngga nepatin. Jangan pernah nulis target misalnya "aku bakalan selesai skripsi dalam waktu 1 bulan. Bab 1-5" kalau itu bukan taget namanya tp dreaming. Atau "Umur 22 aku harus keliling dunia" padahal umur 22 kan baru lulus kuliah dan lagi hectic2nya cari kerja. If ur parents just as rich as Aburizal Bakrie it's ok to wish it. If they don't then don't u ever dare to dream that high.
Dan dengan nulis target itu aku jadi lebih punya banyak waktu buat melakukan hal-hal yang kata temenku ga penting such as FB'an, Plurking, Twittering, Blogging, reading novels, polyvore, etc. Dan kebanyakan dari mereka heran, gimana caraku mengatur waktu ketika di kampus temen-temenku lagi hectic ngerjain tugas dan aku malah asik FB'an dan nulis ini. Haha... good luck guys, tugasku uda ta kumpulin dari jam 7.30 tadi
Dan juga, jangan pernah takut bikin target. Karena target itu bisa memacu kita to be better person. Dengan membaca target hidup yang dulu-dulu kita tulis dan mana yang tercapai dan tidak ya lumayan bisa jadi bahan Introspeksi
So Target make easier to get. Fight!

Saturday, June 6, 2009

My Wishes

1. Semoga Judul Skripsi-ku yang diterima yang tentang e-government, soalnya dari 3 opsi judul aku paling menguasai yang itu MySpace
2. I wish i have much much time to doin' all my stuff. Proposal, thesis, assignment, artikel, blogging, facebooking, twittering, plurking, mix n match baju di polyvore, belajar fotografi, increasing my TOEFL score, and etc. ok, sebagian kedengarannya ngga penting sih, but just believe me, i need much time refreshing wit all assignment and all things squeezing me here!MySpace
3. Aku bener-bener lagi kepikiran my sista. Dia itu udah tau sakit gitu kenapa ngeyel juga sih kalau dibilangin sama papa. Mana bentar lagi kudu operasi pula! Wish she'll get well soon.
4. Semoga Pemilu tgl 8 Juli nanti sukses, ga ada kerusuhan. Dan yang kalah bisa salaman sama yg menang tanpa harus musuh-musuhan dan sindir-sindiran.MySpace
5. Semoga Ketua Jurusanku yang baru ini orangnya baik dan gak sok sibuk kaya yang lama. Soalnya setelah ini aku bakalan sering mondar-mandir ke dekanat dan ngurusin surat-surat itu. So I wish all people there will help me, not frustating me.MySpace
6. Dengan skripsi yang sudah mulai aku sentuh ini semoga cepet selesai kuliah. 3 tahun 8 bulan? kelamaan! 3 tahun 5 bulan!MySpace
7. Wish laptopku mau diajak komprom dan ga kesusupan virus selama deadline-ku masih sebanyak ini
8. i wish i could be more mature and not showing my bad expression to many people out there that so disappointed me lately MySpace
9. Semoga Manohara Odelia Pinot ga terus-terusan cari sensasi di TV dan tiap hari muncul di Infotainment. FYI, that makes me say "ew, why everyone talks about her? Who's she? A Model? NO! An Actress! Ew, Big NO NO! A Woman Right activist? Of Course NOT!!" For God's Shake, it's kinda annoying!!
10. Pengen banget liburan, kemana gitu kek. Asal yang bikin seger pikiran. Gratis tapi MySpace